Senin, 20 Maret 2017

Electronic Data Interchange (EDI)

DEFINISI EDI

EDI (Electronic Data Interchange) adalah salah satu metode pertukaran bisnis yang mengacu pada bidang bisnis yang sangat komersial dengan menggunakan standar format yang telah ditentukan serta disepakati bersama oleh sebagian besar organisasi-organisasi yang ada.

Tujuan diberlakukannya EDI adalah agar dapat membantu para pelaku bisnis untuk mengolah suatu dokumen dengan pihak lain dengan akurat, cepat dan efisien dalam penyelsaiannya. Apabila proses tersebut dilaksanakan dengan sebaik mungkin, maka akan terjalin komunikasi yang sangat baik antar sesama pelaku kegiatan bisnis baik secara internal maupun eksternal.

CARA PENGIRIMAN EDI

Cara pengiriman atau saling pengiriman dalam EDI dapat dalam dua macam, ayitu:
  • Langsung ke beberapa pihak (one-to-many)
  • Melalui perantara ke beberapa pihak (many-to-many
one-to-many


many-to-many

PRINSIP TEKNOLOGI EDI

Prinsip dari teknologi EDI sebenarnya adalah menerjemahkan bahasa aplikasi dari sistem yang sama sekali berbeda menjadi bahasa yang terstandarisasi. Sebagai contoh dalam hal ini UN/EDIFACT yang merupakan singkatan dari United Nation Electronic Data Interchange for Administration, Commerce and Transport. Teknologi EDI adalah teknologi 'less investment' dimana pelaku bisnis tidak perlu lagi membeli peralatan baru sebagai infrastruktur untuk pertukaran dokumennya, dengan kata lain tetap menggunakan peralatan yang telah tersedia.

TUJUAN UTAMA 

Tujuan utama dari pemakai teknologi EDI sebenarnya adalah agar teknologi ini dapat membantu para pelaku bisnis mengkomunikasikan dokumennya dengan pihak lain lebih cepat, akurat dan lebih efisien karena sifatnya yang dapat meminimalisir kesalahan yang diakibatkan proses re-entry dan dapat mengurangi pemakaian kertas, komunikasi dan biaya-biaya lain yang timbul pada metode konvensional sehingga diharapkan dapat menekan biaya-biaya yang tidak diperlukan dan diharapkan dapat meningkatkan laba kepada pemakainya. Apabila proses tersebu terpenuhi, otomatis proses bisnis internal perusahaan tersebut akan menjadi lebih baik, terencana dan pada akhirnya hubungan bisnis dengan pihak lain pun akan lebih baik.

KELEBIHAN / KEUTAMAAN EDI
  • Revenue Stream yang baru
  • Meningkatkan market (exposure)
  • Menurunkan biaya operational (operational cost)
  • Memperpendek waktu, automatic
  •  Mengurangi informasi data yang mengembang
  • Meningkatkan supplier management
  • Melebarkan jangkauan (global reach)
  • Meningkatkan customer loyality (customer service)
  • Meningkatkan value chain

KEUNTUNGAN EDI
  • Waktu pemesanan yang singkat
  • Mengurangi biaya
  • Mengurangi kesalahan
  • Memperoleh respon yang cepat
  • Pengriman faktur yang cepat dan akurat
  • Pembayaran dapat dilakukan secara elektronik
 
KEKURANGAN EDI
 
Implementasinya sangat spesifik dan tertutup, sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit 
Selain itu juga belum ada aturan hukum yang mengatur mengenai pemakaian sistem EDI.




Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar