Sabtu, 08 Oktober 2016

Bioinformatika

Bioinformatika merupakan bidang ilmu dalam biologi yang menggunakan teknologi komputer untuk penerapannya dalam ilmu biologi. Bioinformatika lebih ditekankan dalam bidang khusus ilmu biologi, yaitu biomolekuler.
Namun bila penerapannya, teknologi komputer dalam ilmu biologi lebih dikenal dengan komputasi biologi. Perkembangan Bioinformatika menyebabkan pesatnya ilmu biologikhususnya bidang biologi molekuler, dengan menggunakan teknologi memudahkan dalam penelitian dan menghasilkan keakuratan dalam pengerjaannya. Pada Bioinformatika sering digunakan untuk sequen DNA, RNA, protein dan lain-lain yang berkaitan.

Dua Macam Bioinformatika

  • Bioinformatika Klasik
Bioinfromatika klasik merupakan bioinformatika yang lebih menitik beratkan pada sekuen DNA, yang merupakan materi genetic yang terdapat pada asam nukleat di protein.
  • Bioinformatika Baru 
Bioinformatika baru telah berhasil mencapai suatu metode besar yang belum dapat dilakukan pada bioinformatika klasik. Proyek pemetaan genom manusia disebut dengan Human Genome Project. Proyek Human Genom Project menyebabkan berubahnya bentuk dan prioritas riset, serta terjadi perubahan pula pada penerapan Bioinformatika.


Cabang-Cabang Terkait Bioinformatika

  • Biophysis
Biofisika merupakan cabang ilmu yang menerapkan beberpa ilmu atau teknik fisika untuk menerapkan ilmu biologi.
  • Computational Biology 
Komputasi biologi ini berhubungan dengan ilmu bioinformatika dekat, karena computasi biologi ini lebih dekat dengan biologi umum klasik.
  •  Medical Infprmatics
Penggunaan pada medical informatics diterapkan seperti analisis atau deagnosa suatu penyakit. Memprediksi beberapa tingkat kecepatan pertumbuhan penyakit.
  •  Cheminformatics
Bidang dalam kimia yang juga menggunakan cara dalam biologi, sedangkan cara dalam kimia seperti kombinasi dari sintesis kimia.
  • Mathematical Biology
Sering digunakan untuk aplikasi software. Dengan ini software diterapkan menggunakan analisis matematika pada biologi.
  • Proteomics
Merupakan studi biologi yang lebih mendalami pada struktur dan fungsi dari protein

Contoh Penggunaan Bioinformatika 

  • Bioinformatika dalam Bidang Klinis
Aplikasi dari infromatika klinis ini berbentuk manajemen data-data klinis dari pasien melalui Electrical Medical Record (EMR).
  • Bioinformatika untuk Identifikasi Agent Penyakit Baru
Bioinformatika juga menyediakan tool yang sangat penting untuk identifikasi agent penyakit yang belum dikenal penyebabnya.
  • Bioinformatika untuk Diagnose Penyakit Baru
Pada penggunaan ini diperlukan diagnosa yang akurat sehingga dapat dibedakan dengan penyakit lain.
  • Bioinformatika untuk Penemuan Obat
Cara untuk menemukan obat biasanya dengan menemukan zat/senyawa yang dapat menekan perkembangbiakan suatu agent penyebab penyakit.









Sumber:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar